Virus Darurat Corona Diperpanjang Hingga 29 Mei, Mungkinkah Puasa dan Lebaran Dalam Masa Darurat?

Kepala Bidang Humas Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mengumumkan perpanjangan status darurat akibat Virus Corona hingga 29 Mei 2020.
Dengan memperpanjang tersebut, maka momen puasa dan lebaran diterbitkan masih dalam masa darurat anggaran nasional.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR juga mengingatkan terkait mudik lebaran yang tidak perlu dilakukan, lantaran masa darurat darurat ditingkatkan.
Dikutip dari  Kompas.com , putusan perpanjangan masa darurat akibat Virus Corona tertuang dalam Surat Keputusan BNPB Nomor 13A yang ditandatangani oleh Doni Monardo selaku Kepala BNPB.
“Ya benar (ada surat keputusan),” ujar Kepala Bidang Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita.
Jika menilik pada akhir masa darurat akibat Corona 29 Mei 2020, maka puasa dan juga pada tahun ini akan masuk pada masa darurat bencana.
Meskipun penetapan awal puasa akan ditentukan melalui sidang isbat, namun hari pertama bulan puasa 1441 Hijriah diperkirakan jatuh antara 23 April hingga 25 April 2020.
Sementara menurut kalender hari libur nasional 2020, hari raya idul Fitri jatuh pada 24-25 Mei 2020.
Dengan begitu, mulai awal hingga Idul Fitri masih dalam kondisi darurat.
Sebelumnya, dikutip dari  Kompas.com , Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin juga telah meminta masyarakat Indonesia untuk menahan diri dengan tak mudik ke kampung halaman kompilasi Hari Raya Idul Fitri 2020
"Iya, kan sama saja saling memaafkan (waktu Lebaran), nanti setelah wabah mereda, baru (pulang kampung)," kata Azis.
Hal ini menyikapi masa perpanjangan status darurat karena Corona yang ditentukan hingga 29 Mei 2020.
Azis meminjamkan agar momen saling memaafkan saat lebaran dilakukan melalui sambungan telepon atau fitur panggilan video.
"Bersilaturahmi, sekarang dengan keberadaan telepon, panggilan video bisa dilakukan, bisa saling memaafkan dengan telepon atau panggilan video begitu," kata Azis.
Namun, ia mengatakan, "Tidak menutup kemungkinan masyarakat bisa melakukan mudik, membahas persyaratan virus wabah".
Sumber:  tribunnews.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Virus Darurat Corona Diperpanjang Hingga 29 Mei, Mungkinkah Puasa dan Lebaran Dalam Masa Darurat?"

Post a Comment