Tinggal Sebatang Kara, Penjual Durian Ini Ditipu Pakai Uang Palsu Rp 300 Ribu

Sebuah akun Facebook bernama Fandi Achmad Pahalawan membagikan kisah memilukan seorang penjual durian yang ditipu oleh pembelinya. Wanita paruh baya tersebut mendapat bayaran berupa uang palsu senilai Rp300 ribu.

Fandi sendiri bertemu dengan ibu itu di daerah jembatan njojlog, saat itu ia hendak pergi Sidoarjo dari Blitar. Namun, melihat ada yang jual durian, Fandi pun singgah untuk membeli.
Namun, ia justru mendengar cerita sedih dari ibu penjual durian tersebut. Penjual durian itu mengaku telah ditipu oleh pembelinya.
Yang membuat Fandi semakin terenyuh, ibu itu ternyata merupakan seorang wanita yang hidup sebatang kara.

“Sedih rasanya, sehari-hari beliau mencari nafkah sebagai pemulung, namun apabila musim durian beliau tengkulak durian (beli durian untuk dijual kembali). Mirisnya lagi beliau hidup cuma sebatang kara. Untuk teman2 khususnya yg di daerah blitar monggo dagangane ibuk e dilarisi nggeh. Dan bayarnya jangan pake uang palsu, kasihan ibuknya,” cerita Fandi dalam postingannya.
Postingan itu pun membuat banyak warganet yang merasa terenyuh dengan ibu penjual durian tersebut. Tak sedikit pula yang menyebut penipu tersebut tega menipu ibu itu.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tinggal Sebatang Kara, Penjual Durian Ini Ditipu Pakai Uang Palsu Rp 300 Ribu"

Post a Comment