Seorang pasien yang diduga terinfeksi virus Corona kejang-kejang di rumah sakit


Penderita virus Corona diketahui dapat membuat seseorang kejang-kejang. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, virus corona adalah keluarga virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa, hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East respiratory syndrome (MERS) dan severe acute respiratory syndrome (SARS). .

Menurut WHO, tanda-tanda infeksi Virus Corona termasuk gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernapas. Dalam kasus Virus Corona yang lebih parah, dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian. .

Hingga saat ini, sudah hampir 2.000 orang yang diidentifikasi terjangkit virus corona. Data terbaru hingga hari Minggu (26/7), menyebutkan jumlah kematian akibat virus tersebut telah meningkat menjadi 56, dengan jumlah kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia naik menjadi 1.997 kasus. 

14 negara lainnya yang sudah positif terinfeksi virus corona diantaranya Hong Kong (5), Thailand (5), Australia (4), Malaysia (4), Singapura (4), Prancis (3), Jepang (3), Taiwan (3), Amerika Serikat (3), Makau (2), Korea Selatan (2), Vietnam (2), Nepal (1), Kanada (1). 

Sementara di Indonesia, 3 turis asing di Bali, 1 di Manado, 1 di Jambi, 1 di Padang dan 1 di Jakarta yang diduga terjangkit virus corona sudah dikarantina. Pasien di Bali, Jakarta dan Manado tersebut kemudian dinyatakan negatif. Sedangkan 1 pasien di Jambi, dan 1 di Padang masih menunggu hasil tes laboratorium.

Berikut Videonya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Seorang pasien yang diduga terinfeksi virus Corona kejang-kejang di rumah sakit"

Post a Comment